Bob Marley “Teriakkan Kebebasan” Lewat Musik Reggae

30 Oct

Analisis Lirik Lagu :
Could You Be Loved Could you be loved … and be loved Could you be loved … and be loved (Bisakah kita sebagai manusia pada akhirnya mendapatkan kasih sayang dan penghargaan yang patut kita dapatkan dari sesama manusia) Don’t let them fool you ( ‘Them’ merujuk kepada pemimpin dari komunitas babilon sebagai representasi penguasa yang opresif, jangan dengarkan retorika mereka karena berisi kepalsuan) Or even try to school you, oh! No (jangan biarkan mereka membodohi kita, bersambung dari analisis lirik sebelumnya, bagaimanapun isi pesannya lebih luas, kalimat ini mungkin berbicara tentang keadaan menyedihkan dari pendidikan yang diterima oleh anak – anak di Jamaica. Anak – anak diwajibkan memakai sepatu di sekolah, untuk sebuah Negara yang memiliki pendapatan rata – rata per kepala keluarga perminggu kurang dari 50 dolar, banyak yang tak mampu membeli sepatu. Lirik ini mungkin juga mengungkapkan validitas dari apa yang di ajarkan dari kebanyakan sekolah di Jamaica. Sekolah di Jamaica menggunakan buku-buku yang sudah usang dan mengajarkan tentang kehebatan kaum kulit putih sebagai penjelajah dan pahlawan serta negara Inggris sebagai negara yang membantu orang-orang Jamaica. Buku sejarah tidak berbicara tentang perbudakan, dan tidak menjelaskan asal usul nenek moyang dari orang Jamaica, malah kebanyakan buku-buku merujuk kerajaan Inggris sebagai penyelamat dan bukan penjajah. Marley ingin dunia mengetahui ketidakadilan yang terjadi dalam sistem pendidikan di Jamaica. ) We’ve got a mind of our own ( Kalimat ini menyatakan bahwa kita bisa bertindak atas pemikiran kita sendiri dari pada hanya mengeluh. ) So go to hell if what you ‘re thinking is not right ( Jangan berdiam diri lebih lama dalam ketidakadilan ini ) Love would never leave us alone ( Mereka akan selalu memiliki satu sama lain yang akan membantu mereka dalam melewati penderitaan ini. ) In the darkness there must come out to light ( Pada akhirnya kita akan mendapatkan apa yang seharusnya menjadi hak kita. ) Could you be loved … and be loved Could you be loved…. and be loved ( Apakah kita mampu memberikan cinta kepada semua. ) The road of life is rocky And you may stumble too ( Bersiaplah untuk hal-hal yang baik maupun buruk ) So while you point your fingers Someone else is judging you Love you brotherman ( Jika kamu melabel seseorang kamu tidak lebih baik dari orang yang kamu labeli, sebaliknya dengarkan dan cintai tetangga mu dan belajarlah dari mereka. ) Could you be, could you be, could you be loved Could you be, could you be loved Could you be, could you be, could you loved Could you be, could you be loved ( Dapatkah kamu dicintai dan memberikan cinta sebagai balasan kepada semua. ) Don’t let them change you Or even rearrange you, oh! No We’ve got a life to live ( Berpegang teguh lah kepada keyakinan mu, itu tidaklah gampang. Kita memiliki kehidupan untuk di jalani, kehidupan kita sendiri, bukan kehidupan orang lain. ) They say only, only Only the fittest of the fittest shall survive Stay alive (Banyak yang akan mencoba sekuatnya menghalangi kita, jangan biarkan mereka. Interpretasi lain dari lirik ini adalah : perjalanan dari Afrika sangatlah berat dan hanya yang paling kuat yang dapat bertahan di kapal pengangkut budak. Kita telah berjuang selama berabad – abad, tetaplah berjuang dan kita akan bertahan.) Could you be loved … and be loved Could you be loved … and be loved You ain’t gonna miss your water Until you’re well runs dry No matter how you treat him Them will never be satisfied Say something (Kamu tidak akan pernah kalah sampai kamu berhenti berjuang, Babilon tidak akan pernah puas, Angkat bicaralah terhadap penindasan!.) Could you, be, could you be, could you be loved Could you be, could you beloved Could you be, could you be, could you bed loved Could you be, Gould you bed loved Say something, say something Say something Say something, say something Say something Say something Say something, say something (Jangan berdiam diri lebih lama, angkat bicaralah, lewat musik dengan sebuah pesan dari musik reggae) Reggae, reggae Say something Rockers, rockers Say something Reggae, reggae Say something Reggae, reggae Say something Rockers, rockers Say something could you be loved Say something could you be loved Say something Say something could you be, could you be, could you be loved Say something (Analisa lirik: Greg M. Dorsey; 1998) “Could You Be Loved“ ditulis oleh Bob Marley sebagai hasil dari pengamatan dia akan buruknya sistem pendidikan di Jamaica, orang – orang yang hidup dalam kemiskinan, dan berbagai keadaan yang menimbulkan penindasan terhadap baik orang – orang Africa maupun orang Jamaica. Dalam kalimat, “Don’t let them fool you or even try to school you”, Marley menulis tentang bagaimana sekolah di Jamaica memiliki peraturan bahwa sepatu harus dipakai di sekolah. Banyak keluarga di Jamaica tidak mempu memiliki sepatu, yang menghambat anak – anak dari mengikuti pendidikan di sekolah. Dalam Baris lagu selanjutnya yang berisi “don’t let them fool you” , bagian ini mungkin bercerita tentang apa yang diajarkan di sekolah. Buku – buku sekolah di Jamaica yang sudah kadaluwarsa mengajarkan anak – anak Jamaica sejarah yang bias yang tidak menghiraukan untuk mengajari mengenai perbudakan dan menunjukkan darimana orang – orang Jamaica berasal. Metode pengajaran seperti ini merampas identitas dan harga diri dari orang – orang Jamaica. Sudut pandang Marley tentang pendidikan umum di Jamaica sangatlah negatif. Ia berkata, “Don’t let them School You”, karena ia percaya bahwa jenis pendidikan seperti ini tidak boleh berlanjut. Pendidikan Marley sendiri bersifat informal, ia belajar tentang sejarah orang – orangnya dari musik dan mengamati kehidupan di sekitar dirinya. Dari analisa terhadap lirik lagu ini, terlihat kepribadian Marley yang pemberontak dan berani bersuara lantang, ini semua adalah ciri khas dari orang – orang dengan ekstrovert thinking. Sumber : http://haritsaja.wordpress.com/2011/05/05/bob-marley-teriakkan-kebebasan-lewat-musik-reggae/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Damai Dengan Cinta

Yang Tidak Suka Keributan Menandakan Bahwa Dia Orang Pintar ..

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: